Senin, 06 Mei 2024

Hidup Sebagai Anak-anak Terang


Ayat Bacaan : Efesus 5:1-21

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus, Shalom!

Kita dikehendaki oleh TUHAN untuk menjadi anak-anak terang. Dimana saja kita berada dan kepada siapa saja kita diutus pergi, wujudkanlah kuasa kasih ALLAH melalui sikap dan perbuatan kita. Terang itu mencerminkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran.

Lawan dari terang adalah kegelapan yang tidak berasal dari ALLAH melainkan dari si jahat. Ia mencemarkan kekudusan ilahi, mencuri damai sejahtera, dan bersifat membinasakan anak-anak TUHAN (Yoh 10:1).

Apa saja perbuatan jahat itu? Ada percabulan, rupa-rupa kecemaran, maupun keserakahan. Sikap mementingkan diri sendiri, hawa nafsu, dan dengki. TUHAN tidak berkenan kepada hal tersebut. Perikop kita di saat ini mengingatkan kita untuk senantiasa berhati-hati terhadap kuasa kegelapan ini.

Saudara-saudariku,

Sadarkah kita bahwa kuasa ALLAH dan iblis ada dalam peperangan yang tidak kelihatan? TUHAN ingin kita sebagai orang percaya untuk senantiasa memilih terang dan menolak kuasa kegelapan.

Bagaimana kita dapat hidup dalam terang TUHAN? Satu-satunya cara yaitu menuruti apa yang diperintahkan oleh-Nya. Kita dapat mengerti apa yang dikehendaki ALLAH bila kita selalu mendekatkan diri padanya dalam doa, firman TUHAN, maupun dalam persekutuan.

Surat Paulus kepada jemaat di Efesus ini mau mengingatkan kita agar hati-hati terhadap segala rupa penyesatan. Saat ini kejahatan yang terjadi seperti telah dianggap biasa. Dan inilah cara iblis untuk meredamkan cahaya dari anak-anak terang.

Kebiasaan mengingini barang orang lain dan mencuri semakin dibiarkan hanya karena alasan memenuhi kebutuhan dasar. Padahal yang dilakukan adalah sebuah pembiaran terhadap perilaku malas. TUHAN sendiri telah berfirman dengan bersusah payah manusia harus mencari rezeki (Kej 3:17).

Percabulan dan dunia malam saat ini semakin membudaya dan menjadi gaya hidup di kalangan muda-mudi. Bahkan menjadi topik pembicaraan yang dianggap gaul dan keren. ALLAH dengan tegas telah berfirman jangan berzinah (Kel 20:14) dan menjaga kekudusan tubuh (I Kor 6:19).

Perikop kita saat ini menegaskan kita untuk tidak mudah disesatkan dan berlaku cemar. Jangankan berperilaku demikian, disebutkan saja jangan diantara orang percaya (Ef 5:3). TUHAN sangat mencekam orang yang menyesatkan orang lain (Mat 18:6). Mereka tidak lain adalah senjata kelaliman yang dikuasai dosa dan si jahat (Roma 6:13.

Saudara-saudariku yang berbahagia oleh firman TUHAN,

Sebagai anak-anak terang marilah kita berpegang teguh pada firman-Nya. Giatlah dalam persekutuan untuk saling menegur dan menasihati di dalam kasih (Ibrani 10:25). Tunjukkanlah sifat dan perbuatan yang mencerminkan terang Kristus.

Dalam bertindak, janganlah seperti orang bebal yang sudah tahu suatu kesalahan namun justru terus menerus hidup dalam dosa. Mintalah tuntunan kuasa roh kudus setiap saat.

Kita diminta untuk senantiasa mengerti kehendak TUHAN dalam setiap langkah hidup kita kedepan (Efesus 5:17). Apa yang TUHAN inginkan pasti mencerminkan terang, serta mendatangkan sukacita dan damai sejahtera.

Perbiasakanlah dirimu dalam beribadah (I Tim 4:8) dan memuji TUHAN senantiasa lewat puji-pujian dan nyanyian rohani. Minta tuntunan hikmat untuk membedakan yang baik dan yang jahat, serta bijak dalam berteman karena pergaulan yang buruk adalah penyesatan dan merusak kebiasaan yang baik (I Kor 15:33).

Jadilah anak terang dimana saja kita diutus. Ucaplah syukur dalam segala hal serta saling merendahkan diri dalam persekutuan orang percaya. Tuhan memberkati kita semua, Amin.

renungan harian kristen, renungan rohani kristen, penjelasan efesus 5:1-21, anak terang, hidup sebagai anak-anak terang, renungan anak terang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kuasa Dalam Perapian Yang Menyala-nyala

Ayat Bacaan : Daniel 3:1-30 Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Shalom! ALLAH menginginkan kita untuk percaya kepada-...